Cara Mengatasi Demam Pada Anak

tips kesehatanMemiliki buah hati adalah anugerah terindah bagi kedua orang tua, segala hal akan dilakukan demi sang anak baik itu dari segi pendidikannya, kemudian segi makanannya, bahkan dari segi kesehatannya. Bagi orang tua tentu akan melakukan segala cara yang terbaik untuk anaknya termasuk dalam hal mengatasi demam pada anak. Jika Anda memiliki anak yang masih kecil tentu saja jika sedang sakit seperti demam maka anak Anda pasti akan sangat rewel, bagi orang tua baru yang mungkin tidak memiliki cadangan obat pasti akan bingung bagaimanakah cara untuk mengatasi demam pada anak Anda, pertolongan pertama apakah yang harus dilakukan. Namun Anda tidak perlu khawatir lagi karena ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi demam pada anak Anda, simak beberapa penjelasannya di bawah ini.

Penyakit apapun yang terjadi pada anak Anda tentunya akan membuat beban pikiran pada Anda bukan? Maka dari itu jika anak Anda terkena demam, maka berikut inilah beberapa cara mengatasinya, diantaranya sebagai berikut ini:

  1. Membuatkan teh herbal. Cara yang pertama yaitu dengan memberikan teh herbal, teh ini adalah salah satu minuman yang akan membantu menurunkan panas demam bagi anak Anda. Bahkan dengan rasa yang enak ini, Anda juga bisa menambahkannya dengan gula sehingga anak Anda tidak akan merasakan pahit untuk meminumnya.
  2. Asam Jawa. Cara yang kedua yaitu menggunakan asam Jawa, dengan cara mengambil sari-sarinya atau dengan cara direndam pada air panas dan dijadikan sebagai minuman untuk menurunkan demam anak Anda.

Itulah beberapa contoh cara untuk mengatasi demam pada anak Anda tanpa menggunakan berbagai macam obat-obatan, hal ini tentu menjadi salah satu alternatif bagi seseorang orang tua yang mungkin tidak memiliki stock obat-obatan maupun untuk orang tua yang memang tidak menginginkan untuk selalu memberikan obat-obatan jika anaknya jatuh sakit. Dengan menggunakan bahan-bahan alami dan juga cara tradisional tentu saja tidak akan menimbulkan beberapa dampak buruk yang akan membahayakan bagi anak Anda.

Related posts: