Mencoba Budidaya Cabe Rawit di Pekarangan

budidaya cabeCabe sering digunakan di berbagai masakan di Indonesia, karena sebagian besar masyarakat Indonesia memang menyukai masakan yang pedas. Anda dapat menanam sendiri tanaman cabe di rumah dengan menggunakan pot atau polybag. Cabe juga mempunyai berbagai jenis yang sangat menarik untuk dilihat. Ada cabe yang mempunyai warna seperti pelangi. Untuk cabe yang umum ditanam para petani yaitu cabe keriting, cabe hijau, cabe merah dan cabe rawit. Banyak orang menyukai cabe rawit karena rasanya yang pedas. Jika Anda melakukan budidaya cabe rawit Anda akan menikmati sensasi segar karena Anda dapat memakan gorengan dengan cabe yang masih segar dari tanamannya.

Budidaya Cabe Rawit di Pekarangan Rumah

Untuk menanam cabe di pekarangan, Anda dapat menyediakan bahan-bahan dan alatnya terlebih dahulu. Untuk alatnya Anda dapat mengumpulkan tempat atau media penanaman cabe, dapat menggunakan pot atau polybag. Agar budidaya cabe rawit berhasil Anda dapat memilih biji benih yang mempunyai kualitas unggul. Selanjutnya Anda dapat menyediakan baki atau lahan kosong untuk proses penyemaian. Sebelum disemai, biji direndam terlebih dahulu dalam larutan POC selama semalam. Kemudian baru disemaikan. Media yang digunakan untuk menyemai merupakan tanah yang telah dicampur dengan sekam dan pupuk dan harus gembur agar memudahkan pertumbuhan akar tanaman cabe.

Selanjutnya Anda dapat membuat media tanam dengan diameter minimal 30 cm. Untuk drainase air, Anda dapat melubangi pot (jika memakai pot). Media tanam terdiri dari tanah, pupuk kandang, arang dan sekam padi dengan perbandingan yang sama. Kemudian ayak campuran tersebut dengan halus dan rata. setiap pot dapat Anda tambahkan pupuk NPK sekitar 3 sendok. Setelah itu letakkan polybag atau pot pada tempat atau area yang tidak tergenang air. Kemudian ketika tanaman cabe mulai tinggi dengan mempunyai 4 sampai 5 helai daun, yaitu umur 20 sampai 30 hari, Anda dapat memindahkannya ke tempat yang lebih besar. Perawatan tanaman cabe yaitu dengan melakukan penyiraman tiga hari sekali pada suhu normal, menyemprotkan POC (pupuk organik cair), memberikan penyangga pada tanaman, hal tersebut agar tanaman tidak roboh saat produksi cabe banyak. Sekian informasi mengenai budidaya cabe rawit di pekarangan rumah.

Related posts: