Pentingnya Pemilihan Obat Antibiotik

Obat antibiotik berasal dari 2 kata bahasa Yunani, dua kata tersebut yaitu kata anti dan kata bios. Kata anti itu mempunyai arti melawan sedangkan kata bios itu mempunyai arti hidup. Berbagai macam contoh obat antibiotik merupakan obat yang penggunaannya untuk bisa menghambat tumbuh kembangnya bakteri yang dapat menyebabkan infeksi pada tubuh manusia. Obat antibiotik ini sudah lama digunakan, sejak tahun 1930an obat antibiotik digunakan sebagai obat perlawanan terhadap infeksi bakteri di hewan, tumbuhan dan juga manusia.

Pemilihan Antibiotik Dari Berbagai Sisi

Obat antibiotik ini hanya bisa mengatasi infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Obat antibiotik tidak bisa bekerja untuk melakukan perlawanan infeksi yang disebabkan oleh virus. Infeksi yang disebabkan oleh virus antara lain yaitu sakti tenggorokan, bronkitis, gondok, pilek, dan flu. Saking banyaknya jenis dan golongan dari obat antibiotik, membuat pasien bahkan dokter harus belajar lebih mengenai obat antibiotik. Karena memang pengetahuan tentang obat antibiotik harus diketahui, satu penyakit dengan penyakit lain tidak mesti bisa diobati dengan tipe obat antibiotik yang sama. Tetapi dokter biasanya sudah khatam untuk masalah seperti ini, sehingga kita tidak perlu khawatir terhadap pemberian obat dari resep yang diberikan oleh dokter. Sebagian besar dokter sudah mengetahui berbagai macam contoh obat antibiotik.

Pemilihan jenis antibiotik ini sangat penting atau tidak boleh dipilih secara sembarangan. Pemilihan jenis antibiotik ini tentunya harus definitif yang berarti bahwa harus terperinci sesuai pada jenis kuman yang menyebabkan infeksi. Maka dari itu ilmu pemilihan jenis antibiotik ini harus dipahami oleh semua dokter. Hal ini agar pasien tidak terkena imbas dari kekeliruan pemilihan jenis antibiotik. Karena ketepatan pemilihan jenis antibiotik akan bergantung pada hasil penyembuhan penyakit pada pasien.

Pemilihan dari jenis antibiotik yang tak rasional terkadang bukan dari kemauan si dokter. Tetapi karena tekanan dari sisi beberapa pasien mungkin merasa mempunyai uang dan juga ingin diberikan obat antibiotik yang paling manjur untuk pengobatan. Pada akhirnya si dokter memilih jenis contoh obat antibiotik yang bukan berdasar pada standar baku, tapi hanya karena alasan untuk bisa menyenangkan si pasien.

Related posts:

by