Tanggapan Freeport Soal Upaya Divestasi Dari Pemerintah

Divestasi Freeport yang telah dilakukan oleh pemerintah dengan pihak Freeport ternyata memiliki respons yang positif dari pihak Freeport sendiri. Menurut sang CEO, Richard Adkerson, dengan adanya divestasi tersebut di tahun-tahun yang akan datang, keuntungan yang didapat dengan divestasi tersebut bisa mencapai 90 miliar dolar Amerika yang setara dengan Rp 1294,5 triliun.

Respons baik datang dari CEO Freeport

Hal ini juga menurutnya akan memperbanyak project-project besar yang akan diterima Inalum selaku pelaku kerja sama. Dengan saham yang cukup besar, selain pendapatan yang juga tinggi, maka tidak ayal lagi jika banyak project baru dan besar bisa diserahkan.

Selain itu, ia akan terus berjanji mengalokasikan keuntungan pada Indonesia, terutama masyarakat Papua. Dengan memaksimalkan operasional perusahaan berstandar tinggi, menjaga lingkungan dan mendorong perkembangan masyarakat setempat. Keuntungan maksimal juga akan diberikan untuk Indonesia. Tak lupa ia juga menambahkan betapa antusias pihaknya dalam kerja sama ini dan berharap bisa bekerja sama dengan baik dan bagus, serta sama- sama memberi keuntungan.

Keuntungan yang didapat akan dibagi atas pemerintah pusat, daerah dan dividen Inalum. Dengan harga tembaga sekitar 60-90 Miliar dolar Amerika, keuntungan tersebut diestimasikan oleh pihak Freeport di tahun-tahun ke depan. Hal ini menjadi kepastian investasi sebab harga tembaga memiliki harga yang tinggi. Dengan presentasi 70% lebih, keuntungan yang didapat akan masuk ke pemerintah melalui pajak dan royalti serta dividen untuk Inalum.

Proses penandatanganan divestasi Freeport sendiri bertempat di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, dengan disaksikan oleh Menteri Keuangan, Menteri LHK dan Menteri BUMN. Yang bertanda tangan adalah CEO Freeport – McMoran dan Dirut Inalum yaitu Budi Gunadi Sadikin.

Dengan perjanjian tersebut, Inalum akan mengeluarkan dana sebesar 3,95 miliar dolar Amerika untuk membeli saham. Saham yang dibeli atas kepemilikan penuh menjadikan saham yang dimiliki menjadi sebesar 51% yang sebelumnya hanya sebesar 9,36%.  Divestasi Freeport juga diharapkan memberi keuntungan yang bagus untuk Indonesia. Dengan adanya kerja sama tersebut, baik pihak Freeport dengan Indonesia sama-sama bisa menguntungkan dan memberdayakan sumber daya.

Related posts:

by